Tentang Kami

Please Subscribe Your Email

BERITA HOT

RUBRIKASI

Ketua Majelis Pendidikan Kader Muhammadiyah Sosialisasikan 7 Gerakan Taawun Untuk Negeri

Poster Nurmantiaz dan gerakan 7 Ta'awun Untuk Negeri
JMRN-Batam | Nurmantiaz, Ketua Majelis Kader Muhammadiyah Batam beberapa waktu terakhir getol mensosialisasikan gerakan perubahan menuju masyarakat Batam yang lebih madani dengan namai gerakan 7 Taawun untuk Negeri. Gerakan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati milad ke 106 Muhammadiyah.

Taawun ataupun tolong menolong untuk negeri adalah program nasional yang diselenggarakan PP Muhammadiyah. Gerakan ini bertujuan untuk saling bahu membahu dan menggalakkan tolong menolong untuk menyelesaikan berbagai persoalan di negeri Indonesia tercinta ini.

Nurmantiaz, Kader Muhammadiyah yang juga merupakan tokoh masyarakat di Sungai Beduk melihat bahwa gerakan Taawun untuk Negeri bisa disimpulkan menjadi tujuh poin penting yang bila dilakukan maka mudah mudahan berbagai persoalan pelik bangsa, terutama di Kota Batam bisa dipecahkan dengan baik.

Adapun 7 gerakan Taawun untuk Negeri versi Ketua Majelis Pendidikan Kader Muhammadiyah ini adalah : 1. Tegakkan Shalat. 2. Suburkan Sedekah. 3. Tinggalkan Judi. 4. Tinggalkan Khamar. 5. Tinggalkan Maksiat.6. Tinggalkan Korupsi dan terakhir ke 7 tinggalkan Narkoba.

" Ketujuh hal ini merupakan dasar dari berbagai banyak persoalan yang timbul, terutama persoalan kemerosotan akhlak. Kalau akhlak sudah merosot, tak tahu lagi mana yang berdosa mana yang tidak, maka berbagai kemungkaran akan dilakukan. jadi kita berharap, tokoh tokoh masyarakat di batam, para Stakeholder Unsur Muspida dapat mendukung gerakan ini dengan baik dan tentunya dengan damai. " demikian Nurmantiaz menyerukan.

lebih jauh Nurmantiaz menyerukan bahwa gerakan 7 taawun untuk negeri adalah gerakan damai. " disini kami khusus menghimbau gerakan ini untuk para umat muslim, khususnya lagi kader Muhammadiyah agar melaksanakan 7 hal yang kami sosialisasikan dalam taawun untuk negeri ini. Tidak ada unsur paksaan, kami hanya sekedar menyerukan dan menyarankan. Jika tidak mau itu terpulang kembali kepada manusianya, mau dibina atau tidak. " tambah Nurmantiaz sembari tersenyum.

Aktifitas Nurmantiaz memang perlu mendapat acungan jempol. Selain aktif menjalankan sosialisasi gerakan 7 Taawun untuk Negeri di Kota Batam, Nurmantiaz juga aktif mengajar mengaji, aktif membina majelis taklim ibu ibu, aktif membangun pesantren dan juga mengembangkan koperasi dengan basis ekonomi kerakyatan. Segudang aktifitas Nurmantiaz, ternyata tak membuatnya silau dengan harta duniawi. Kemana mana Nurmantiaz setia ditemani kendaraan roda duanya. Mantap ! ( Red )




Bagikan

Komentar Anda

0 comments: