Tentang Kami

Please Subscribe Your Email

BERITA HOT

RUBRIKASI

Pelopor 212 Mart Batam Ini Berhasil Inisiasi Panen Padi di Tanjung Memban

Wahyu, saat panen padi di Tanjung Memban
JMRN-Batam | Keseriusan pemuda ini dalam program ketahanan pangan untuk rakyat memang perlu diacungkan jempol. Bersama sekelompok masyarakat Tanjung Memban, Wahyu Wahyudin yang juga salah satu pendiri 212 Mart Batam sukses melakukan panen perdana padi yang ditanam di kampung tua Tanjung Memban, Batu Besar Nongsa Kota Batam.
Wahyu memang memiliki cita - cita untuk menjadikan Batam dan Kepri sebagai daerah swasembada pangan yang tidak tergantung kepada daerah lain. " terutama untuk kebutuhan pokok seperti beras. sebenarna bisa ditanam di Kota Batam dan daerah lainnya. Tapi karena isu pembangunan dan industri, hal ini tidak dipikirkan padahal pangsa pasarna lumayan besar. Tidak usah bicara untuk kebutuhan ekspor, untuk kebutuhan lokal saja sudah luar biasa. " demikian Wahyu menjelaskan kepada radionasional.com.
lebihj jauh Wahyu juga menerangkan bahwa perkembangan dari ketahanan pangan seperti menanam padi ini memiliki multiflier efek yang bisa berdampak ekonomis. " bayangkan berapa banyak remaja usia sekolah kita yang belum pernah melihat sawah. hanya lihat di TV saja. Ini tentunya potensi pendidikan dan pariwisata yang luar biasa. Belum lagi tetangga kita Singapura yang bisa dipastikan tidak punya sawah. tentunya dengan adanya program menanam padi di Batam, ditambah dengan sedikit promosi akan menjadi potensi pariwisata yang luar biasa yang akan menghasilkan pertambahan pertumbuhan ekonomi untuk Batam yang lebih baik. "  panjang lebar Wahu menceritakan visi misinya.
Wahyu memang berniat untuk menciptakan program Edu Wisata di wilayah Batam dan Kepri. Sebuah program menciptakan Industri pariwisata berbasis Pertanian dan Perkebunan.  Program ini adalah turunan dari konsep besar Wahyu tentang Ketahanan Pangan Wilayah Perbatasan.
" Sebagai masyarakat yang tinggal di Perbatasan, maka wajib kita memberikan contoh dan gambaran tentang Indonesia secara keseluruhan. Adanya industri pariwisata berbasis Pertanian dan Perkebunan akan menunjukkan bahwa negara kita Indonesia, selain mampu berkembang di Industri elektronika dan galangan kapal juga memiliki kemampuan dalam mengembangan tehnologi di bidang pertanian dan perkebunan. Jadi jangan kita di Batam dan Kepri ini dianggap sebagai tempat untuk cadangan saja. Program ini menunjukkan kualitas kecintaan kita kepada NKRI dan bangga menjadi orang Indonesia. " demikian Wahyu yang juga caleg PKS Provinsi Kepri No urut 1 ini menutup kepada radionasional.com. (Arif )

Bagikan

Komentar Anda

0 comments: