Tentang Kami

Please Subscribe Your Email

BERITA HOT

RUBRIKASI

Situs Kementrian KUKM Tidak Memuat Acara Pelatihan di Batam

Nurmantias
JMRN- Batam |  Kegiatan pelatihan di lingkungan Kementrian Koperasi dan UKM ternyata bukan  hanya sekedar pelatihan saja. Kegiatan ini termasuk dalam kegiatan proyek dan untuk mendapatkannya harus melewati proses lelang.  Nilai dari pelatihan pelatihan tersebut sendiri sangat fantastis. Pelatihan kewirausahaan bagi pelajar /Siswa sekolah saja memakan anggaran tidak kurang dari 900 juta. Sayangnya begitu dilacak pelatihan perkoperasian syariah bagi SDM KSPPS di Batam, ternyata kegiatan tersebut tidak terdapat di Situs  LPSE. Depkop.go.id yang merupakan situs resmi untuk proyek pengadaan barang /jasa di lingkungan Kementrian Koperasi dan UKM.

Ketika dimintai pendapatnya terkait dengan tidak terdapatnya kegiatan Pelatihan  Perkoperasian Syariah Bagi SDM KSPPS yang diselenggarakan Kementrian Koperasi dan UKM bekerjasama dengan BKWK Batam di situs resmi kementrian, Nurmantias yang merupakan salah seorang ketua Koperasi Syariah mengatakan bahwa ada kemungkinan kegiatan tersebut merupakan Penunjukan Langsung ( PL ). “ Bisa jadi kegiatan tersebut merupakan Penunjukan Langsung dari Kementrian Koperasi kepada BKWK. Hanya, untuk PL ini kan ada limitnya. Lewat dari limit, wajib lelang. “ demikian Nurmantias memberikan tanggapan.

Lebih lanjut Nurmantias mengomentari terkait dengan pemberitaan radionasional.com tertanggal 1 November 2018 dengan link berikut( http://www.radionasional.com/2018/11/pelatihan-perkoperasian-kementrian-kukm.html ). Menurutnya, proses pemberian amplop uang saku kepada peserta pelatihan dapat dianggap melanggar kepatutan norma administrasi yang berlaku. “ pelatihan seperti itu biasanya setiap peserta tandatangan setelah session satu pelatihan  selesai, sebelum pindah ke session lainnya. Kemudian, pemberian uang saku diikuti dengan tandatangan kwitansi tanda pembayaran bukan main tandatangan seperti daftar hadir kemudian kasih amplop begitu saja. Hal begini yang  sebenarnya bikin rusak koperasi di Indonesia ini. “ sindir Nurmantias.

Contoh Pelatihan di Situs Kemenkop UKM
Nurmantias mengingatkan tentang adanya PERATURAN MENTERI KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 01/PER/M.KUKM/I/2016 TENTANG UNIT LAYANAN PENGADAAN BARANG/JASA KEMENTERIAN KOPERASI DAN USAHA KECIL DAN MENENGAH.  “ Baca di Bab I tentang Ketentuan Umum Ayat 2 bahwa Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang selanjutnya disebut dengan Kementerian Koperasi dan UKM adalah instansi/institusi yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Jadi jelas ini dana APBN. Jangan main-main, nanti kena KPK menangis. “ tegas Nurmantias.

Sri Tariatun Amperaningsih, Ketua BKWK ( Badan Komunikasi Wanita Koperasi ) Batam ketika dikonfirmasi terkait anggaran pelatihan di Batam City Hotel mengatakan bahwa dirinya tidak berwenang untuk bicara masalah Anggaran. Namun begitu, Tari berjanji akan menanyakan kepada kementrian terkait masalah anggaran tersebut. Namun sampai berita ini diturunkan, Tari tak kunjung memberikan jawaban susulan.

Pelatihan Perkoperasian Syariah bagi KSPPS  yang berlangsung di BCH dari tanggal 30 Oktober 2018 sd 01 Oktober 2018 terlihat sarat dengan materi yang sangat bagus.  Peserta yang berjumlah 90 orang diinapkan supaya bisa mengikuti pelatihan di tiga kelas berbeda. Satu kelas pelatihan berisi 30 orang peserta. Pelatihan berlangsung dari pagi sampai ke malam hari dengan fasilitator untuk setiap kelas pelatihan yang didatangkan dari Jakarta.


Para peserta pelatihan dan Wakil Kementrian KUKM
Sebagai penutup, Nurmantias menambahkan bahwa judul pelatihan harus sesuai isi. “ Koperasi Syariah, berlandaskan syariat Islam. Ada prinsip transparan disitu, kejujuran, keterbukaan, keikhlasan. Lha, bagaimana prinsip ini bisa berjalan baik jika acaranya sendiri tidak dikemas diatas prinsip – prinsip tersebut.  Ada yang gunakan kesempatan ini untuk jalan – jalan gak ? mendompleng acara, tapi digunakan untuk kepentingan pribadi ? Batal syariahnya itu. Kemudian, tindak lanjut dari acara pelatihan ini apa ? Apakah akan ada program yang akan dijalankan atau berhenti di pelatihan saja ? “ demikian Nurmantias mempertanyakan sembari menutup kepada radionasional.com. ( Arif )
Bagikan

Komentar Anda