Tentang Kami

Please Subscribe Your Email

BERITA HOT

RUBRIKASI

Menyatu Dengan Bumi, Gaya Peringatan Hari Santri Caleg Ini

Wahyu ( Kanan ) Bersama Habib Ali
JMRN, Batam | Bagi Wahyu Wahyudin, caleg PKS untuk Provinsi Kepri peringatan hari santri tanggal 22 Oktober 2018 kemarin memiliki makna khusus baginya. “ Hari santri nasional merupakan hari bagi kita untuk mengenang bahwa perjuangan kemerdekaan RI tidak bias lepas dari peranan para santri. Mereka berjihad demi kemerdekaan RI. Saat ini, saya juga berjihad untuk mempertahankan kemerdekaan RI dengan menguatkan program ketahanan pangan di Kepulauan Riau. “ demikian Wahyu mulai membuka wawancara. 

Wahyu memang terobsesi dengan meningkatkan ketahanan pangan di Kepulauan Riau. Selama hampir dua puluh tahun tinggal di Batam, potensi ketahanan pangan Kepri menurut Wahyu jika dioptimalkan bisa sangat luar biasa. “ Apalagi dengan keunggulan geografis kita yang berbatasan dengan banyak Negara, harusnya Industri Agriculture kita bisa menjadi deretan atas dan acuan bagi Negara tetangga. Bukan tertinggal jauh seperti sekarang. “ tutur Wahyu. 

Bagi Wahyu yang terlahir dari keluarga sederhana dan harus berjuang keras agar bisa hidup layak dan menyelesaikan sekolah, permasalahan ketahanan pangan juga adalah bagian dari dirinya meresapi ciptaan Tuhan. “ Mengurus masalah ketahanan pangan, sama dengan ibadah nilainya bagi saya. Sama dengan menyatu dengan Bumi dan segala isinya, yang secara makrifatnya dapat dimaknai menyatu juga dengan ke Esaan Allah, sang Maha Pencipta.” Religious kalimat yang terlontar dari Adik salah seorang Ketua Kantor SAR ini. 

Balik ke masalah Hari Santri dan Ketahanan Pangan, Wahyu berharap ke depan para Santri akan lebih berperan dalam menciptakan Kepulauan Riau yang berketahanan pangan. “ Saat ini dari data yang kita miliki, untuk Batam saja yang namanya Pekerja Asing yang bekerja di Sektor Perkebunan mencapai jumlah 1000 TKA lebih. Ini aneh, berarti Sektor perkebunan kita sangat luar biasa karena mampu menyerap TKA ( Tenaga Kerja Asing ) dalam jumlah besar disektor ini. Sementara kehidupan disektor ini dikategorikan kelas miskin bagi para pekerjanya. Ini yang harus kita rubah, dan ke depannya para santri akan berperan besar dalam merubah hal ini. “ semangat Wahyu memaparkan visi dan misinya untuk Santri Kepri. ( Arif )


Bagikan

Komentar Anda