Tentang Kami

BERITA HOT

RUBRIKASI

Begini Cara Mengatur Keuangan Saat Ramadhan Ditengah Pandemi Corona

Begini Cara Mengatur Keuangan Saat Ramadhan
Ilustrasi.
JMRN-Tak terasa bulan ramadan sebentar lagi tiba. Ramadan adalah bulan penuh berkah dimana umat muslim melaksanakan ibadah puasa dan berlomba-lomba melakukan kebaikan selama 30 hari.

Namun, ramadan tahun ini akan terasa sangat berbeda semenjak terjadinya wabah virus corona (covid19). Tantangan puasa tak lagi cuma menahan diri dari godaan makan dan minum, bergosip (ghibah) tetapi juga harus membiasakan diri untuk bekerja, belajar dan beribadah dari rumah.

Urusan mengelola uang di tengah pandemi corona juga menjadi tantangan tersendiri. Seharusnya, kita bisa lebih hemat karena tak perlu mengeluarkan uang untuk biaya transportasi ke kantor, nongkrong dan mudik  sementara waktu. 

Namun, tak semua orang mengetahui cara mengelola keuangan dengan baik lantaran belum bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Plus, hal ini bisa diperparah dengan sifat mudah tergiur diskon. Misalnya, kamu lagi iseng cuci mata di aplikasi belanja online, lalu lihat barang ‘incaran’ lagi diskon. Tiba-tiba kamu jadi tak sabar, langsung beli tanpa berpikir apakah kamu butuh barang tersebut atau tidak.

Well, ada baiknya di bulan Ramadan dengan kondisi di rumah saja nanti kita semua mengetahui cara menjaga keuangan agar tetap sehat. Simak 5 cara praktis mengatur uang ala cermati.com edisi Ramadan di kala pandemi covid19 berikut ini. 

1. Buat Anggaran Belanja Bulanan

 Mulai membiasakan diri membuat catatan belanja

Bukan rahasia umum lagi jika kita gampang lapar mata saat berpuasa. Rasanya, setelah seharian penuh menahan lapar pasti terselip perasaan ingin makan banyak pas waktu berbuka. Jelas, hal ini bisa memicu keborosan terlebih jika makanan yang sudah dibeli tidak sanggup dihabiskan semuanya.  

Lakukan ini: Buat anggaran khusus untuk membeli kebutuhan pokok atau makanan selama satu bulan.Terapkan strategi belanja smart yakni membuat daftar belanja. Catatlah semua kebutuhan selama 1 bulan, seperti kebutuhan pokok, asupan makanan dan kesehatan hingga alat-alat pembersih rumah.

Lalu, bagi daftar belanjaan tersebut menjadi dua bagian yaitu belanja mingguan (misalnya, sayur-sayuran, lauk-pauk dan buah-buahan) dan belanja bulanan (beras, minyak goreng, gula, kopi, snacks, dan kawan-kawannya). Kemudian, berilah tanda pilihan disampingnya daftar belaja seperti beli online atau offline.

Ingat ya, strategi ini terkesan sederhana namun efektif untuk mengetahui kebutuhan hidup selama masa beraktivitas di rumah saja. Coba lakukan hal ini, dan rasakan perbedaannya. Kamu akan terhindar dari sifat impulsif dan boros ketika terbiasa belanja berdasarkan daftar belanjaan.

2. Buat Bujet Belanja Persiapan Lebaran

Siapkan bujet khusus berbagi kado untuk keluarga

Bulan puasa ini kamu sepertinya harus lebih bersabar dan menahan diri untuk tidak mudik dulu. Namun, bukan berarti kamu tak bisa melakukan persiapan lebaran. Ingat ya, bulan ramadan gudangnya sale atau diskon besar-besaran di berbagai toko online dan offline. Kamu bisa tetap belanja online untuk berbagi hadiah lebaran dengan keluarga walaupun kamu belum bisa pulang kampung.

Lakukan ini: Biar kamu tidak khilaf, buat daftar belanja dan tentukan bujet. Misalnya, bujet beli kado lebaran untuk orang-tua seperti perlengkapan sholat Rp300.000 – Rp700.000, bujet beli parsel sembako untuk keuarga Rp500.000 - Rp1 juta, hingga bujet berbagi kado untuk keponakan Rp300.000- Rp500.000 dan lain sebagainya. 

Kamu juga bisa lebih hemat dengan cara memanfaatkan diskon dari kartu kredit untuk belanja online. Nikmati diskon tambahan saat belanja dengan kartu kredit CIMB Niaga Wave n Go. Nikmati everyday online shopping cashback sebesar 10% untuk transaksi belanja online (tidak berlaku untuk Hotel, Airlines dan Tour & Travel).

3. Prioritaskan Nabung dan Investasi

Jangan lupa menabung dan investasi 

Selama bulan Ramadan ini, pastikan kondisi tabungan dan investasi tetap aman. Apabila kamu sulit menabung dan tak punya investasi, maka mulailah bulan ini. Bulan ramadan bisa jadi awal yang baik untuk menabung dan investasi karena di bulan ini juga kamu menerima uang THR (Tunjuangan Hari Raya).

Lakukan ini: Niatkan diri untuk mulai menabung dan invetasi. Modalnya bisa dari uang THR-an. Caranya, sisihkan 50% uang THR untuk menabung, 20% untuk investasi (semisal membeli saham, reksadana, atau logam mulia) dan sisanya 30% untuk keperluan pribadi (misalnya, melunasi hutang dan membeli kado untuk diri sendiri).    

4. Jangan Lupa Sedekah dan Zakat

Lakukan sedekah online selama covid19 

Poin yang satu ini jangan sampai dilupakan di bulan Ramadan agar makin banyak berkah yang kita terima. Siapkan dana khusus untuk bersedekah dan berzakat di bulan Ramadan. Pahami bahwa zakat berbeda dengan sedekah. Ada dua macam jenis zakat, zakat fitra (zakat wajib) dan zakat mal (harta/penghasilan).

Sedangkan, sedekah bentuknya beragam tak harus berupa uang, bisa berupa senyuman, perbuatan baik, berbagi dengan anak yatim, dan lain sebagainya. Catatan, yang penting dilakukan secara iklas ketika bersedekah. 

Lakukan ini: Setiap orang dewasa yang mempunyai harta lebih dari cukup membiayai kebutuhan sehari-harinya wajib membayar zakat sebesar 3,5 liter atau 2,5 kg beras. Zakat bisa berupa uang yang setara dengan nilai tersebut. Usahakan untuk memberikan zakat secara online di masjid atau Lembaga amil zakat tepercaya di wilayahmu. Lalu untuk sedekah, kamu bisa bersedekah secara online juga melalui aplikasi sedekah, dan ingat untuk sebisa mungkin hindari keluar rumah.

Biasakan Diri Bersabar dan Belanja Cermat
Mengelola uang itu memang tak mudah tetapi ketika sudah dilakukan dan terbiasa kamu tinggal menikmati hasilnya. Pastinya jangan lupa miliki kartu kredit, sebab kartu kredit akan sangat berguna dalam membantu menghemat biaya-biaya kebutuhan hidup sehari-hari di tengah situasi darurat corona.Yuk mulai sekarang jaga kesehatan dan cermat mengatur uangmu!


Sumber: Cermati.Com | Ditulis oleh Ratna Wahyuningsih

Bagikan

Radio Nasional

Komentar Anda

0 comments:

Terima kasih atas kunjungan Saudara ke laman berita Jaringan Media Radio Nasinal