Tentang Kami

Please Subscribe Your Email

BERITA HOT

RUBRIKASI

Meski Kantornya Tak Beroperasi, GBRS Bisa Menang Tender Proyek Pembangunan Jalan

Diduga Pokja XIV ULP Kabupaten Anambas Kurang Cermat


Batam, JMRN-Jaringan Media Radio Nasional (JMRN) kembali menghimpun informasi mengenai adanya tindakan kurang cermat Kelompok Kerja (Pokja) XIV ULP Kabupaten Anambas dalam melaksanakan proses tender  Proyek Pembangunan Jalan SP II Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas atau Proyek Multiyears sebesar Rp70 Miliar. Pasalnya, PT Ganesha Bangun Riau Sarana (GBRS), yang disebut dalam data calon pemenang tender tersebut justru tidak memiliki operasional kantor yang memadai.

Data yang diperoleh Tim media ini menyebut bahwa Kantor PT Ganesha Bangun Riau Sarana yang terletak di Jalan Soekarno Hatta Gg Nusa Indah No 6 Lantai II, RT006 RW 10 Kel. Lebuhbaru Timur Kec Payung Sekaki Kota Pekanbaru, diduga hanya sebagai pra syarat untuk mengikuti tender senilai 70 Miliar di Anambas, pasalnya tak ada aktivitas karyawan di dalam kantor, pintu kantor selalu tertutup dan dikunci rapat dengan gembok.

Tak tampak satupun karyawan perusahaan yang lazimnya meramaikan aktifitas kantor pada umumnya. Menurut keterangan salah seorang warga yang menolak namanya disebutkan dalam berita ini, setiap hari karyawan tak pernah masuk kerja bahkan rolling door kantor PT. Ganesha Bangun Riau Sarana tertutup rapat. Anehnya lagi Plang Kantor PT Ganesha Bangun Riau Sarana terbuat dari spanduk kecil yang ditempelkan didinding depan kantor.

Tak hanya itu, kondisi bangunan bahwa bagunan ruko lantai dua itu juga diketahui warga tak pernah dibuka, bahkan tidak ada aktivitas layaknya sebuah kantor, berbulan bulan bangunan tertutup, tak ada karyawan yang masuk kantor.

“Saya sangat heran, bangunan ruko berlantai dua itu, tiba tiba ada plang dari spanduk kecil nempel didepan, padahal tidak ada orang atau karyawan yang bekerja disana,”katanya mengungkapkan.

Perangkat RT setempat yang juga tak ingin namanya dipublikasikan mengakui, bahwa bangunan ruko berlantai dua sebagai Kantor PT. Ganesha Bangun Riau Sarana tidak pernah ada aktivitas layaknya sebuah kantor.

“Karyawan tidak pernah masuk kantor,”kata Dia. Bahkan sepengetahuannya baru Plang nama perusahaan belum lama di pasang. Kita juga bingung PT.Ganesha Bangun Riau Sarana tak pernah ada karyawan yang masuk kantor.” ujarnya

Keberadaan kantor PT. Ganesha Bangun Riau Sarana kuat dugaan kantor tersebut adalah kantor Fiktif yang digunakan untuk salah satu pra syarat ikut tender proyek di Anambas. Anehnya PT. Ganesha Bangun Riau Sarana, bisa memenangkan tender Proyek Pembangunan Jalan SP II Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas atau Proyek Multiyears sebesar Rp70 Miliar.

Pantauan dilapangan situasi jalan akses masuk ke kantor PT Ganesha Bangun Riau Sarana, hanya bangunan jalan semenisasi. Berdasarkan fakta tersebut, patut diduga Pokja XIV ULP Kabupaten Anambas yang bertanggung jawab terhadap proses pelelangan tidak bekerja secara profesional. Padahal proyek Jalan SP II adalah merupakan proyek strategis yang memerlukan keahlian dan kemampuan dari pelaksananya.

Hingga informasi ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari Kepala ULP Kabupaten Anambas, Tety terkait sistem yang dilakukan untuk mendapatkan pemenang tender proyek bernilai puluhan miliar tersebut.

ANDRI ARIANTO R. DALLE
Bagikan

Radio Nasional

Komentar Anda

0 comments:

Terima kasih atas kunjungan Saudara ke laman berita Jaringan Media Radio Nasinal